Thursday, May 19, 2016

5 Makanan Khas Cirebon yang Bikin Susah Move On

1. Nasi Jamblang

Nasi Jamblang merupakan ikon kota cirebon yang sudah sangat terkenal oleh masyarakat dalam kota atau luar kota. Mengapa dikenal dengan nasi jamblang? Karena nasi ini berasal dari desa di Cirebon bernama desa jamblang. Penyajian nasi jamblang yang tergolong sangat unik, karena nasi seukuran kepalan tangan yang dibungkus dan disajikan terbungkus dengan daun jati merupakan keunikan dari nasi khas Cirebon.
Nasi jamblang yang cukup terkenal di cirebon adalah milik Abdul Rojak lebih terkenal dengan nama lain Mang Dull yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Setiap harinya warung Nasi Jamblang milik Mang Dull cukup ramai dikunjungi pengunjung yang ingin menikmati kelezatan nasi jamblang khas cirebon. Pengambilan lauk pauk secara prasmanan banyak pilihan menunya seperti: sambal goreng, sayur, tahu-tempe goreng, telur dadar, perkedel, dendeng, rendang, dan macam-macam pepes. Pengunjung bisa menghasbiskan 2 – 5 bungkus nasi jamblang.
2. Empal Gentong
Empal Gentong cukup terkenal di telinga penikmat wisata kuliner cirebon salah satu yang terkenal yaitu milik Mang Darma. Dikenal dengan nama empal gentong karena bahan untuk memasaknya memakai bahan dasar empal atau daging sapi dengan sedikit lemak yang dimasak menggunakan gentong atau kuali besar selama kurang lebih 10 jam.
Mang Darma merintis usaha empal gentong sejak tahun 1948, tak heran jika kelezatan empal gentongnya sudah menyebar kemana-mana. Untuk menunya pengunjung bisa memilih isiannya yaitu daging atau jeroan seperti limpa, paru, hati, usus, dan babat. Jika isianny daging yang dipilih kemudian dipotong kecil-kecil lalu disiram dengan kuah panas dari gentong, kemudian ditaburi dengan bawang goreng dan daun bawang. Empal Gentong bisa disajikan dengan nasi putih atau lontong sesuai selera anda. Untuk pelengkap menambah nikmat cita rasa empal gentong disediakan kerupuk rambak atau derokdok.
3. Docang
Docang merupakan makanan salah satu masakan khas Cirebon isian dari lontong, daun singkong, tauge serta kelapa parut yang disiram dengan kuah yang dicampur oncom atau dikenal dengan dage, nserta pelengkapnya kerupuk. Bisa dibilang mirip lantog sayur, namun kuah oncom yang panas serta parutan kelapa yang ada di dalam makanan ini memberikan rasa yang boleh dibilang unik. Begitu mencicipi terasa agak aneh tapi enak sekali. Menurut saya ini adalah salah satu makanan yang patut Anda coba jika mengunjungi Cirebon.

4. Mie Koclok
Jika di kota Bandung memiliki makanan kulinernya Mie Kocok, maka di Cirebon punya makanan khasnya yaitu Mie Koclok. Mie Koclok merupakan makanan enak di cirebon yang cukup unik. Mie yang direbus dengan irisan kol dan toge lalu diberi kuah yang berwarna putih kental, serta ditaburi suwiran ayam, bawang daun, bawang goreng, dan sepotong telur rebus. Kuah putih yang kental ini terbuat dari santan kental, kaldu ayam, tepung maizena dan bumbu-bumbu seperti merica dan garam. Untuk menikamati mie koclok ini agak sulit ditemukan di luar kota cirebon. Maka, selagi ana Wisata ke Cirebon jangan lupa untuk menyantap mie koclok saat sedang berada di Cirebon.
5. Sate Kalong
Meski namanya sate kalong, ternyata sate ini tidak menggunakan daging kalong atau kelelawar. Sate kalong sudah berdiri sejak tahun 1930-an, sate terbuat dari daging kerbau. Mengapa daging kerbau menjadi bahan pilihan dari sate kalong merupakan makanan khas Cirebon. Daging kerbau dipilihan karena dahulu kala banyak pemeluk agama Hindu yang tinggal di Cirebon (penganut agama Hindu tidak mengkonsumsi daging sapi).
Cara pengolahan sate kolong yaitu sebelum dibakar daging kerbau dicelupkan pada bumbu berupa rempah-rempah yang dicampur dengan gula sehingga sate kalong memiliki citarasa manis. Sate kalong disajikan dengan bumbu kacang yang dicampur dengan oncom dan disiram kuah kaldu. Sate kalong ini biasanya baru dijual pada saat magrib hingga tengah malam, persis seperti kalong yang baru keluar pada jam malam hari. Sate kalong biasanya menjadi tujuan wisata kuliner malam di cirebon. Keunikan lain dari kuliner cirebon adalah para penjualnya yang klenengan sapi pada pikulannya.

Kesenian Dan Kebudayaan Khas Cirebon Yang Hits

1.      TAYUBAN
Tayuban konon lahir di lingkungan kraton dan digunakan untuk menghormati tamu-tamu agung juga digunakan untuk acara-acara penting seperti pelakrama agung (perkawinan keluarga Sultan), tanggap warsa, peringatan ulang tahun, papakan, atau sunatan putra dalem.  Tayuban kemudian menyebar dan berkembang di masyarakat dengan pengaruh negatif baik datangnya dari luar maupun dari dalam. Waditra yang digunakan adalah laras pelog, gendang, bedug, saron, bonang dsb. Wiyaga berjumlah 15 orang. Busana Wiyaga bendo, baju taqwa, kain batik dan celana sontok. Busana Ronggeng kembang goyang, melati suren, sanggung bokor, cinatok, sangsangan, krestagen dan alat perhiasan.

2.      JARAN LUMPING
Jaran Lumping dahulu disebut juga Jaran Bari dari kata Birahi atau Kasmaran, karena mengajarkan apa dan bagaimana seharusnya kita mencintai Allah dan Rasulnya. Oleh karen aitu tarian Jaran Lumping digunakan sebagai alat dalam mengembangkan agama Islam. Yang menciptakan Jaran Lumping adalah Ki Jaga Naya dan Ki Ishak dari Dana Laya Kecamatan weru. Waditra yang digunakan yaitu bonang kecil, bonang Gede, panglima, Gendang, Tutukan, Gong, dan Kecrek. sarana lainnya Damar Jodog, Sesajen, Pedupaan, Bara Api/Aran dan Jaran Lumping 5 buah yaitu Jaran Sembrani, Jaran Widusakti, Jaran Widujaya, Jaran Sekadiu. Busana penari menggunakan ikat wulung gundel meled, udeng merah, sumping kantil dan melati,selendang, rompi, celana sontok, kestagen/bodong dan kain batik

3.      WAYANG KULIT
Wayang Kulit adalah pertunjukan yang garapannya terdiri dari gabungan beberapa cabang seni (satu dengan yang lainnya saling menunjang, serempak dan harmonis). Sebagai pokok/penonjolan yang diutamakan memakai peraga wayang.  Pagelaran wayang bersifat universal (gabungan dari beberapa seni). unsur yang melengkapi dalam garapan pertunjukan wayang adalah seni sastra, karawitan, drama, seni rupa dan seni pentas.

4.      GENJIRING RUDAT
Pada awalnya Seni Rudat hanya berkembang di pesantren-pesantren, namun kemudian seni yang bernafaskan Islam ini berkembang pula di masyarakat umum. Munculnya kesenian berawal dari tumbuhnya semangat perjuangan masyarakat dalam upayanya melawan penjajah yang dipimpin oleh seorang pangeran dari Kesultanan Kanoman Cirebon.  Bersama pimpinan-pimpinan pesantren ia menyusun kekuatan dengan mengajarkan ilmu beladiri pada para santri. Kegiatan tersebut kemudian disamakan dengan membentuk gerakan-gerakan berbentuk tarian. Maka dalam tarian Rudat, kita akan melihat perpaduan gerak silat, dzikir dan gerakan sholat, kemudian diiringi dengan lantunan puji-pujian yang mengagungkan asma Allah dan Rasulnya. Adapun alat musik yang digunakan dalam pertunjukan Rudat adalah perangkat genjring, trebang dan bedug.

5.      ANGKLUNG BUNGKO
Angklung Bungko adalah kesenian daerah Cirebon khas dari desa Bungko di Kecamatan Kapetakan. Waditra yang digunakan adalah gendang, tutukan, klenong dan gong.  Urutan tari Angklung Bungko adalah tari Panji, Benteleye, Bebek Ngoyot, Ayam Alas. Kesenian Angklung Bungko dipentaskan dalam acara adat seperti nadran, dan unjung buyut.

6.      TARI SINTREN
Sintren atau Lais menurut dugaan sudah ada sejak zaman animisme dan dinamisme, dimana pada zaman itu digunakan sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi dengan arwah para leluhur. Pada zaman perkembangan agama Islam di Cirebon juga digunakan sebagai media dakwah dalam menyebarkan agama Islam, dimana sangat banyak pesan-pesan terselubung yang mencerminkan falsafah agama Islam. Waditra yang digunakan pada Sintren adalah buyung tanah, bumbung/ruas bambu, kendi tanah dan kecrek. Para pelaku adalah seorang dalang sintren atau lais bodor, wiyaga 4-7 orang, juru dupa, juru kawih sebanyak 12 orang.

7.      TARI KLASIK
Tari klasik adalah salah satu jenis tarian yang berkembang pada zaman kejayaan Kesultanan Cirebon. Secara garis besar Tari Klasik ada 3 jenis :
1.  Tari Tradisional (tari Baksa, Sintren, Lais dsb)
2.  Tari Klasik Cirebon (tari topeng, Ludaya, lengep, gatot kaca, dsb.)
3. T ari Kreasi Modern (tari Merak, Kijang, Kupu kap, dsb.)
Waditra yang digunakan kendang, saron, penerus, bonang, jengglang, tutukan gong, dsb. Daerah penyekarannya terutama di lingkungan Kraton Kesepuhan Cirebon Daerah Wilayah III. Fungsi kesenian sebagai hiburan untuk menghormati tamu-tamu agung atau dalam resepsi kenegaraan.

8.      TARI TOPENG
Kedua tarian ini berkarakter putra bersifat gagah dengan ciri-ciri kualitas tenaga kuat dan jangkauan ruang yang luas dengan tempo cepat. Gending yang mengiringi tari Tumenggung Magang Diraja adalah Gending Tumenggung atau Barlen, sedangkan tari Jinggananom diiringi dengan musik Bendrong.

9.      BUROK
Kesenian Buroq lahir di Cirebon diperkirakan tahun 1920 di desa Kalimaro Kecamatan Babakan. Penciptanya yaitu Bapak Ta'al.  Genjring Buroq merupakan kesenian helaran atau arak-arakan terutama dalam khitanan untuk mengarak pengantin sunat. Waditra yang digunakan adalah 4 buah genjring, gong, gitar, biola dsb. Peralatan boneka Buroq terdiri dari boneka yang berbadan kuda bersayap dan berkepala wanita cantik, sepasang boneka ondel-ondel, macan tutul dsb.

1.  SANDIWARA
Sandiwara adalah kesenian teater yang berkembang di Cirebon diperkirakan berkembang sejak tahun 1945. Seni sandiwara merupakan salah satu jenis seni hiburan, di dalamnya ada tarian seperti Tari Serimpi, tari Bedaya dan dilanjutkan dengan cerita yang diambil dari babad Cirebonan/cerita rakyat. Waditra yang digunakan adalah rancak bonang, kemyang, saron, titil, penerus, gong, gendang, seruling dsb.

Tuesday, May 17, 2016

VISI MISI KOTA CIREBON



 VISI :
“ Terwujudnya Kota Cirebon Sebagai Kota yang Religius, Aman, Maju, Aspiratif dan Hijau (RAMAH) pada Tahun 2018”.

MISI :
Misi Ke-1:   “Mewujudkan aparatur pemerintahan dan masyarakat Kota Cirebon yang religius”
Misi Ke-2:   “Meningkatkan integritas dan profesionalisme aparatur serta merevitalisasi kelembagaan yang efektif dan efisien menuju tata pemerintahan yang baik, amanah, bersih, dan bebas dari KKN”
Misi Ke-3:   “Meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban umum”
Misi Ke-4:   “Meningkatkan kualitas sumber daya Kota Cirebon dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sosial untuk kesejahteraan masyarakat”
Misi Ke-5:   “Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan”

Misi Ke-6:   “Meningkatkan kualitas keseimbangan dan pelestarian lingkungan hidup”


VISI MISI TEAM :
VISI  :
" Terciptanya Sebuah Sistem Informasi Untuk Memberikan Kemudahan Bagi Wisatawan dengan memanfaatkan teknologi yang efektif dan efisien"

MISI :
  1. Meningkatkan minat wisatawan dalam berkungjung kesuatu daerah tujuan wisata .
  2. Menciptakan Sistem informasi yang bermanfaat bagi wisatawan saat berwisata.
  3. Adanya informasi mengenai Akomodasi, Transportasi, Restoran, Destinasi, Daya Tarik Wisata dan berbagai komponen wisata lainnya.
(Andriyanto, Irvan, Ryan, Pratama, Dimas)

Destinasi Wisata Hits Cirebon dan sekitar

Ada beberapa tempat Wisata  Hitz yang ada di cirebon dan sekitarnya yang sayang sekali untuk dilewatkan ketika anda berada di daerah Cirebon. Beberapa tempat Wisata Hitz itu diantaranya :

1. Telaga Remis
    telaga remis
    Telaga Remis
 Telaga Remis. Sebuah danau indah di kaki gunung Ciremai, terletak di desa Kaduela, Kuningan, Cirebon. Anda akan kagum dengan keindahan tempat wisata yang sejuk dengan air yang super jernih kehijauan, bahkan dasarnya terlihat sangat jelas. Di sini terdapat remis (kerang air tawar) yang lezat dan mengandung protein tinggi. Pada sisi telaga yang berbatasan dengan hutan, sering dijadikan sebagai lokasi foto pre wedding yang memikat. Tak heran obyek ini begitu banyak pengunjung yang mencintai alam yang sejuk dan asri untuk mencari ketenangan dan mencari suasana alam yang begitu asri. selain itu obyek ini di cintai kalangan anak-anak muda di Cirebon.



2. Pemandian Cibulan
    kolam renang cibulan
    Pemandian Cibulan
Tempat rekreasi keluarga yang sangat nyaman ini terletak di wilayah Kuningan  atau sekitar 28 km dari pusat kota Cirebon. Wisatawan yang datang dapat berenang di dua kolam yang tersedia dan ditemani ikan Dewa (Kancra Bodas). Sungguh menarik, bukan? Liburan bersama anak-anak sangat tepat dilakukan di sini, dan lihatlah keceriaan mereka bermain bersama ikan yang jinak. Selain kolam rendam, kawasan tempat wisata Cibulan juga dikenal dengan keberadaan 7 sumur keramat (kolam kecil) di sekitarnya. banyak kejadian-kejadian aneh disekitar obyek wisata Cibulan karena pemandian ini merupakan pemandian kerjaan pada zaman dahulu. konon katanya ikan-ikan yang ada di kolam ini ikan kerajaan yang apabila bisa dilihat hanya seekor ikan hidup dengan tulang saja.


3. Gua Sunyaragi.

Taman Sari Gua Sunyaragi
Gua Senyaragi
    Tempat wisata yang juga dikenal sebagai Taman Sari ini merupakan lokasi bertapa keluarga sultan. Letaknya di jalan by pass Brigjen Dharsono, kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Cirebon. Memang tempat ini tidak terlalu ramai bahkan bisa dikatakan sunyi seperti arti dari namanya. Tetapi bagi warga yang ingin menikmati kesendirian smbil bertapa, sudah pasti Taman Sari Sunyaragi adalah tempat yang cocok.
 







      
4. Keraton Kasepuhan.

keraton utama Cirebon
Keraton Kasepuhan
 Keraton Kasepuhan menjadi tempat wisata di Cirebon yang wajib anda kunjungi, tempat ini sangat terawat dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Cirebon. Keraton ini sangat megah dan paling keren di Cirebon, sangat sayang sekali kalau kita lewatkan. Lokasinya ada di Jl. Jagasatru, Cirebon. Anda bisa menemukan keraton ini dengan mudah.
Pembangunan keraton ini dilakukan sekitar tahun 1529 oleh Pangeran Mas Mochammad Arifin II (cicit dari Sunan Gunung Jati). Terdapat museum di dalamnya, berisi aneka benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Dahulu, nama  ini adalah Keraton Pakungwati sebagai bentuk penghormatan kepada Pangeran Mas Mochammad Arifin yang juga bergelar Panembahan Pakungwati I
Di bangunan ini anda akan melihat akulturasi budaya jawa, sunda, China, India, Arab dan Eropa. Keberadaan dua patung macan putih di gerbang keraton melambangkan bahwa Kesultanan Cirebon merupakan penerus Kerajaan Padjajaran serta memperlihatkan pengaruh agama Hindu pada masa itu. Gerbang yang menyerupai pura di Bali, ukiran daun pintu gapura yang bergaya Eropa, pagar Siti Hingilnya dari keramik Cina, serta tembok bata merah khas Jawa yang mengelilingi keraton merupakan fakta akulturasi tersebut.
 Tempat wisata bersejarah yang lengkap dengan isi museum yang sangat menarik ini merupakan pusat pemerintahan pertama kesultanan Cirebon. Obyek ini sangat bersih dan terawat dan selalu menjadi tempat kunjungan favorite terutama pada tanggal 1 syawal. Karena saat itu, kereta kencana Singa Barong dimandikan (konon merupakan kereta milik sunan Gunung Jati). Jika anda ingin berlibur ke Keraton Kasepuhan, silakan beli tiket masuk secara online karena lebih murah. Harganya hanya Rp. 15.000 per orang.





5. Keraton Kanoman. 
Keraton Kanoman
Keraton Kanoman

 Dulu obyek ini digunakan sebagai tempat kediaman wakil sultan. Lokasinya berada di jalan Winaon, kampung Kanoman, Lemah Wungkuk, Cirebon. Di keraton yang berdiri di atas tanah seluas 6 hektar ini, masih tersimpan barang-barang bersejarah, termasuk diantaranya dua kereta kencana yang cukup populer yaitu kereta Paksi Naga Liman dan Jempana. Tiket masuk ke keraton ini lebih murah dari keraton Kasepuhan.







6. Taman Ade Irma Cirebon.

Ade-Irma-Suryani-Waterpark-cirebon
Taman Ade Irma
  Taman ini memiliki tiga macam kolam air yang tak jauh dari pintu masuk waterpark. yaitu waterboom khusus untuk anak-anak, kolam ber-arus untuk anak maupun dewasa dan kolam renang olimpic berkedalaman 1,5 meter bagi dewasa. tak hanya kolamnya saja, Wahana taman bermain darat juga tak kalah ramainya. Taman ini dilengkapi dengan pasir putih layaknya di pantai, ada ayunan serta miniatur kapal yang terbuat dari kayu. Melalui tangga dan jembatan rintangan, pengunjung juga bisa naik kapal. Saat ini, manajemen Waterpark juga tengah menyiapkan wahana lain, yaitu speedboot, Waterboom untuk dewasa dan wahana ombak air, pengelola saat ini juga berencana melengkapi tempat ini dengan restoran jepang. Di tempat ini juga menyediakan cottege yang saat ini tersedia 18 unit yang siap digunakan untuk tempat istirahat. Bangunan cottage disini mengambil desain arsitektur rumah adat Minang yang beratapkan bentuk limas dan berdiri di atas pantai. Bangunan cottege disini juga berkonsep seperti yang ada di Pulau Seribu atau yang ada di Bali.
cottege-Ade-Irma-Suryani-Waterpark-cirebon
Taman Ade Irma





















7. Apita Waterboom.

  Sarana rekreasi keluarga yang cocok untuk berwisata dengan mengajak anak-anak ini berada di jalan Kedawung (samping hotel Apita), Cirebon. Harga tiket masuk tempat wisata murah ini sebesar Rp.10.000 – rp. 15.000 tergantung usia. Memang kondisinya tidak semodern waterboom New Kuta Green Park yang ada di Bali, tetapi cukup memuaskan sebagai hiburan di kota ini. Dengan harga yang terjangkau ini, maka obyek rekreasi ini menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi terutama saat liburan.
waterboom di cirebon
Apita Waterboom






















8. Pantai Kejawanan.

    Obyek wisata yang ditata apik walau terkesan sederhana ini sering didatangi masyarakat menjelang sore hari. Lokasi pantai ini cukup dekat dengan Waterland Cirebon, yaitu Ade Irma Suryani. Biasanya pengunjung menyewa perahu karet yang tersedia di wilayah ini dengan tarif Rp. 20.000. Jika anda ingin melepas penat sambil merasakan desiran angin pantai yang lembut menerpa wajah, Pantai Kejawanan adalah salah satu tempat yang direkomendasikan.



9. BUKIT GRONGGONG
Bukit Gronggong
Bukit Gronggong

   Lokasinya berada di tengah jalur antara Cirebon dengan  Kuningan. Tempat wisata romantis bagi kalangan muda ini sering dikunjungi di sore hari menjelang malam demi melihat keindahan lampu-lampu kota Cirebon dari atas bukit. Anda hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp. 2000,- saja dan silakan membeli makanan yang tersedia di resto-resto yang tersedia.







10. Situ Sedong.
Waduk Sedong
Situ Sedong

    Berupa danau buatan (waduk) yang cukup indah sebagai lokasi liburan, terutama jika anda hobi memancing dan fotografi panorama. Jaraknya dari pusat kota Cirebon sekitar 26 KM. Sehingga menjelang sore, banyak fotografer yang menanti sunset di sekitar danau ini. Sebenarnya tempat wisata ini tidak terlalu luas. Anda jangan membayangkan Situ Sedong memiliki akomodasi memadai seperti halnya yang ada di situ Cileunca Pangalengan. Obyek ini masih sangat alami dan pihak pemerintah setempat berharap ada investor yang berperan membangun kawasan Situ Sedong ini.



11. Obyek Wisata Banyu Panas Palimanan

Banyu Panas Palimanan
 Banyu Panas Palimanan. Sesuai dengan namanya, anda bisa menikmati mandi air panas sampai puas disini. Dengan mandi air panas, maka tubuh kita akan segar kembali, ada banyak manfaat mandi air panas, aliran darah kita menjadi lancar, membunuh kuman dan bakteri. Objek wisata keluarga di Cirebon yang satu ini selalu ramai oleh wisatawan apalagi kalau akhir pekan, bagi anda yang tertarik untuk mandi disini, lokasinya ada di dalam wilayah pabrik semen PT Indocement Tunggal Prakarsa, Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Cirebon (Jalan Raya Cirebon – Bandung KM. 20)


12. Wisata Religi Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon

Masjid Agung Sang Cipta Rasa
Masjid ini merupakan peninggalan keraton Pakungwati, pada mulanya masjid juga bernama masjid pakungwati. Lokasi masjid ini ada di dalam kompleks Keraton Kasepuhan, persis bersebelahan dengan alun-alun keraton. Nah, inilah salah satu tempat siar islam tersebar, di tempat ini Sunan Gunung Jati menyusun dan bermusyawarah tentang rakyatnya bersama para ulama lainnya. Sunan Gunung Jati menjadi sultan Cirebon yang pertama, dan masjid ini merupakan salah satu saksinya. Pada lokasi mihrab, terdapat tiga buah batu tegel lantai khusus yang dulu dipasang oleh Sunan Gunung Jati, Sunan Bonang, dan Sunan Kalijaga. Jika anda ke Cirebon tidak lengkap rasanya kalau tidak mampir ke Masjid ini, untuk Sholat tentunya. Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah landmark yang menarik di Cirebon, dengan sembilan pintu yang menyimbolkan Wali Songo. Pintu masuk ke bangunan utamanya yang sungguh kecil membuat Anda harus membungkuk untuk masuk, inilah filosofi penghormatan untuk masuk ke rumah Allah. Konon, Masjid Agung Sang Cipta Rasa adalah pasangan dari Masjid Agung di Demak. Di masa ketika pembangunan Masjid Agung Demak dilakukan, Sunan Gunung Jati meminta izin untuk membangun pasangannya di Cirebon.
Alamat lengkap masjid ini berada di Jl. RA. Kartini, Kecamatan Kejaksan, Cirebon (dalam kompleks Keraton Kasepuhan).


13. Kampung Wisata Belanja Batik Desa Trusmi



Nah ini dia tempat pengrajin dan penjual batik yang terkenal di Cirebon.Konon, Trusmi merupakan nama seorang tokoh, murid dari Sunan Gunung Jati, yaitu Ki Gede Trusmi, yang mengajarkan Islam kepada penduduk sekaligus cara membatik. Anda bisa menemukan aneka motif batik yang keren disini. Produksi batik Cirebonan terdiri dari batik Tulis, batik Cap, dan batik kombinasi tulis cap. Tempat wisata di Cirebon yang satu ini adalah salah satu yang disukai oleh banyak wisatawan yang ingin berburu batik Cirebon dengan harga yang lebih murah dan berkualitas.
Lokasinya sangat mudah di jangkau karna letaknya yang dekat dengan jalan pantura yaitu  ada di Desa Trusmi, Kecamatan Plered, Cirebon


14. Wahana bermain Waterboom dan Outbond Siwalk


  Anda mau liburan seru di Cirebon? Anda bisa mengunjungi Siwlak. Ada banyak sekali wahana disini, salah satunya ada waterboom Siwaltk. Lokasinya ada Desa Setu Patok, Kec. Mundu, berjark sekitar 8 km dari jalur utama Pantura Mundu. Objek wisata Cirebon yang satu ini berdiri di atas lahan seluas 175 hektar, dikelilingi perbukitan kecil dan hamparan sawah hijau. Pemandangan indah dan alami adalah daya tarik dari taman yang sering dijadikan sebagai salah satu tempat outbond di Cirebon yang disukai.Ada banyak wahana permainan di tempat wisata Cirebon ini, di antaranya ATV, flying fox, zona petualangan, speed boat, pemancingan, hingga kolam renang. Menyew perahu getek untuk menikmati panorama indah di Setu Patok adalah cara lain yang menarik untuk dilakukan di area wisata ini. Tak ayal, destinasi wisata di Cirebon ini sungguh menarik untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata keluarga di Cirebon. Jika Anda menyukai olahrga golf, Anda dapat memainkannya di Taman Wisata Siwalk. Untuk dapat masuk kawasan wisata, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Taman Wisata Siwalk sebesar Rp 3 ribu per orang. Nah, ini satu lagi fasilitas yang ada di Siwalk, tempat outbond seru. Jadi, liburan ada akan lebih seru lagi dengan petualangan bersama alam. Anda bisa menikmati banyak wahana permaianan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, anda bisa menikmati permainan lainnya, seperti ATV, flying fox, zona petualangan, speed boat, pemancingan. Sangat rugi sekali kalau anda ke Cirebon tidak ke Siwalk


15. Wisata Danau Setu Patok

  Situ ini masih berada di Siwalk, lokasinya sama di kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Disini anda bisa menikmati banyak fasilitas seperti Pondok Wisata, Golf Driving, Swimming Pool, Waterboom, Tempat Pemancingan, Terapi Ikan, Paintball, Outbond, Flyingfox, Atv Off Road, Family Off Road, Perahu boat, Taman hijau, dan ada Villa untuk penginapannya juga sobat Hiters. Lengkap semua, anda bisa menikmaati liburan seru bersama keluarga atau teman.


16. Wana wisata Ciwaringin Cirebon


Satu lagi tempat wisata alam di Cirebon yang tidak boleh dilewatkan, anawisata Ciwaringin. Lokasinya ada di Desa Ciwaringin. Di kawasan hutan wisata ini banyak terdapat kayu putih. Bagi kamu yang suka dengan aktivitas memancing bisa memancing di Danau Ciranca. Di tempat ini juga tersedia arena motor cross. Tidak heran bila kawasan Wanawisata Ciwaringin selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan dari berbagai kota. Bagi anda yang menginginkan suasana yang asri, pemandangan yang indah serta udara yang sejuk, disinilah tempatnya.



















































sumber : (https://www.wisatania.com/tempat-populer-dan-terbaru-di-cirebon)



























Cirebon

 Batas - Batas Adminitrasi Cirebon

1.Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa.

2.Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Brebes.

3.Sebelah Selatan berbatasan dengan kabupaten Ciamis, Kab Banyumas dan Kab Cilacap.

4.Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Subang.
 
> Tata Letak Kota Cirebon 
Kota Cirebon terletak pada lokasi yang strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara
Jawa Barat dan Jawa Tengah. Letaknya yang berada di wilayah pantai menjadikan Kota Cirebon
memiliki wilayah dataran yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah perbukitannya. Luas Kota
Cirebon adalah 3.735,82 hektar atau ±37 km2 dengan dominasi penggunaan lahan untuk
perumahan (32%) dan tanah pertanian (38%).

Wilayah Kota Madya Cirebon Dibatasi Oleh :
1. Sebelah Utara    : Sungai Kedung Panen
2. Sebelah Barat    : S. Banjir Kanal/ Kabupaten Cirebon
3. Sebelah Selatan : Sungai Kalijaga
4. Sebelah Timur    : Laut Jawa

Terdapat 4 (empat) buah sungai yang cukup besar yaitu:
1. Sungai Kedung Pane
2. Sungai Sukalila
3. Sungai Kesunean
4. Sungai Kalijaga

Tofografi Cirebon
       Kota Cirebon merupakan dataran rendah dengan   ketinggian bervariasi antara 0-150 meter di atas  permukaan laut.
        Kota Cirebon termasuk dalam iklim tropis dengan suhu   udara rata-rata 28°C. Kelembaban udara berkisar antara ±   48-93%  dengan kelembaban udara tertinggi terjadi pada   bulan Januari-Maret dan angka terendah terjadi pada bulan   Juni-Agustus.Rata-rata curah hujan tahunan di kota Cirebon   ± 2260 mm/tahun dengan jumlah hari hujan ± 155 hari. 

Terdapat 4 (empat) buah sungai yang cukup besar yaitu:

Sungai Kedung Pane

Sungai Sukalila

Sungai Kesunean

Sungai Kalijaga
Struktur Tata Ruang Cirebon
Contoh Struktur Rt/Rw Kota Cirebon Thn. 2008 – 2028 Sesuai UU 26/2007 TENTANG PENATAAN RUANG 
        Batas Wilayah Kota (BWK) I Zone Pesisir dan Kelautan (Warna Biru)
Fungsi Utama        : Pelabuhan dan Perikanan
Fungsi Pendukung  : Perumahan, Wisata, Perikanan, Pergudangan, industri, Fasilitas Sosial, Perdagangan dan Jasa, Dll.
Luas Wilayah        : 346 HA
Lokasi                  : Kecamatan Kejaksaan dan KecamatanWungkuk

Batas Wilayah Kota (BWK) II Zone Perdagangan dan Jasa (Warna Kuning)

Fungsi Utama    : Perdagangan Dan Jasa

Fungsi Pendukung    : Perumahan, Pendidikan, Pemerintahan, Wisata, Industri, Pergudangan, Fas. Sosial.

Luas Wilayah  : 1.343 Ha

Lokasi    : Kec.Kejaksan, Kec.Pekalipan, Kec.Lemahwungkuk, Kec. Kesambi, Kec. Harjamukti.


Batas Wilayah Kota (BWK) III.  Zone Permukiman (Warna Coklat)

Fungsi Utama  : Perumahan Dan Pendidika
Fungsi Pendukung    : Perdagangan Dan Jasa, Pemerintahan,
Wisata, Industri, Pergudangan,Pemakaman,
Ruang Terbuka Hijau, Fas. Sosial, Dll.
Luas Wilayah  : 1.716 Ha
Lokasi  : Kec.Kesambi, Kec.Harjamukti



 Batas Wilayah Kota (BWK) IV.  Zone Pertanian Dan Konservasi (Warna Hijau)

Fungsi Utama  : Pertanian Dan Konservasi

Fungsi Pendukung    : Perumahan, Ruang Terbuka Hijau, Wisata,

Agrobisnis, Pemakaman, Fas. Sosial, Hankam, Dll

Luas Wilayah  : 405 Ha

Lokasi  : Kec. Harjamukti

PROGRAM TATA RUANG CIREBON JANGKA PANJANG (20) TAHUN
·PKN (Pusat Kegiatan Nasional) 
·Metropolitan Cirebon 
·Pelabuhan Internasional 
·Jalan Tol Cikampek – Cirebon ( Cikancir ) 
·Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan ( Cisumdawu ) 
·Cirebon Outer Ring Road 
·Double Track Cirebon – Kroya 
·Reklamasi Pantai Cirebon



 (Sumber Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Cirebon)